Selamat Datang Di Website Bina Insan Cendekia

Menatap Masa Depan Dengan Teknologi Informasi
Oleh: M. Rosyid Fauzi, M.Si, Pimpinan Bina Insan Cendekia - Information And Technologies


Image Beberapa bulan terakhir tahun 2008, Google meluncurkan perangkat alat bahasa dalam mesin pencarinya yang fungsinya untuk menterjemahkan suatu bahasa ke dalam bahasa lain. Sungguh luar biasa, berbagai artikel jurnal di internet kini tidak lagi menjadi kendala untuk memahaminya, meski dengan berbagai kekurangan dalam cara menterjemahkan. Yang lebih menggembirakan, selain tersedia alat penerjemah Inggris-Indonesia, ternyata terdapat pula Arab-Indonesia. Saya sebagai seorang Muslim, merasa sangat terbantu sekali ketika ingin memahami artikel dalam bahasa arab termasuk kitab-kitab klasik yang belum diterjemahkan.

Itu adalah contoh kecil betapa besar manfaat teknologi informasi. Sekarang, jika seseorang mengirim surat, mencari berita, melihat saldo rekening di bank, melakukan transfer dan belajar jarak jauh tidak perlu lagi mengeluarkan biaya yang besar serta waktu yang lama. Namun semua itu hanya bisa dilakukan dengan menggunakan komputer. Kini komputer tidak lagi hanya berfungsi mengolah kata, mengolah data, media presentasi, namun lebih jauh lagi masuk dalam kebutuhan hidup sehari-hari dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Sektor pelayanan publik seperti PLN, TELKOM, Transaksi Penjualan, hampir seluruhnya mengandalkan teknologi informasi. Maka jika terjadi gangguan sistem, pelayanan umum tersebut juga mengalami gangguan. Ini barangkali kelemahan teknologi informasi.

Pengolahan data menjadi informasi yang kemudian disajikan dengan perangkat teknologi, memerlukan proses yang rumit dan harus akurat. Maka dengan bantuan komputer, hal tersebut sebagian besar dapat diatasi. Yang dibutuhkan kemudian adalah ilmu yang berkenaan dengan pengolahan data menjadi informasi, diantaranya  adalah Ilmu Statistik (Statistika). Banyak hal yang dibutuhkan untuk mengolah data menjadi informasi yang memerlukan bantuan statistika, misalnya : pengambilan sampel, pengendalian mutu, serta pengujian hipotesis agar tidak memakan biaya yang sangat besar.  Sebagai contoh, untuk mengetahui bagaimana pendapat masyarakat tentang suatu produk alat rumah tangga, maka perusahaan harus melakukan survei dengan menentukan jumlah sampel dan metologi tertentu.

Maka dengan hadirnya LPK Bina Insan Cendekia sebagai Lembaga Pendidikan Komputer dan Pengolahan Data, diharapkan dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan efektifitas penggunaan teknologi informasi. Tidak hanya yang berkaitan dengan teknologi komputer, tapi juga membantu masyarakat dalam melayani konsultasi dibidang statistika. 

LPK BIC Kudus atau Lembaga Pendidikan Komputer Bina Insan Cendekia merupakan salah satu Pusat Pendidikan Komputer dan  Pusat Komputer di Kudus serta Kursus Komputer di Kudus memiliki Nomor Ijin Lembaga Kursus Nasional  03115.1.0007, Juga ijin Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 563/2235/05.03/2015 memberi layanan Kursus Komputer, Desain Grafis, Desain Web, Pembuatan Software, perbaikan dan perawatan Komputer, Jaringan Komputer, Konsultasi dan Pengolahan Data.